x Masalah Umpan balik
Lokasi anda:Hal Utama Olahraga terpadu

Olimpiade 2024 Dihelat di Paris, Nadal: Mungkin Saya Hadir sebagai Pelatih di Sana

2017-09-30 13:06:10 | penulis:Satu skor | berawal:Satu skor
Ringkasan:



Tak ada yang meragukan kemampuan yang dimiliki petenis berperingkat satu dunia, Rafael Nadal. Berbagai prestasi yang telah diraihnya hingga saat ini, membuat namanya menjadi momok yang menakutkan bagi lawan-lawannya.

 

Teranyar, Nadal baru saja merengkuh gelar juara AS Terbuka 2017 pada bulan Agustus. Mengingat usianya yang kini masih 31 tahun, tentunya masih panjang jalan yang terbentang bagi Nadal memperoleh berbagai gelar lainnya.

 

Kendati demikian, tetap saja muncul pertanyaan sampai kapan Nadal akan terus berkarier sebagai seorang petenis. Bagi semua atlet, olimpiade jelas menjadi tujuan utama bagi mereka, begitu pun bagi Nadal, yang masih memiliki hasrat bertanding dalam Olimpiade 2020 yang akan dihelat di Tokyo.

 

Petenis berpaspor Spanyol itu memprediksi bahwa untuk bertanding di Olimpiade 2020 merupakan hal yang tidak mustahil. Pasalnya, ketika turnamen akbar tersebut dihelat, usia Nadal masih 34 tahun, sebuah angka yang masih cukup realistis untuk tampil sebagai pemain.

 

Namun begitu, bila membicarakan Olimpiade 2024 yang akan diselenggarakan di Paris, Nadal pun mulai berpikir lagi perihal keinginannya berlaga. Menurutnya, pada saat itu kondisi fisiknya pasti sudah mengalami penurunan dan akan lebih memungkinkan bila dirinya hadir sebagai seorang pelatih.

 

Untuk Olimpiade 2020 Tokyo mungkin (masih dapat tampil), tapi pada 2024, saya bisa datang ke sana sebagai seorang pelatih. Itu tujuh tahun lagi dan saya akan berada pada usia 38. Saya tidak berpikir saya akan bertanding, tapi Anda tak pernah tahu hal itu,ujar Nadal, seperti disampaikannya di El Espanol, Sabtu (30/9/2017).


Baca juga: