x Masalah Umpan balik
Lokasi anda:Hal Utama Berita Sepak bola

Bali United Wakil Indonesia di Liga Champions Asia 2018

2017-12-03 14:57:45 | penulis:weiyj | berawal:Satu skor
Ringkasan:



PSSI memastikan tiga klub Liga 1 sebagai perwakilan Indonesia di ajang sepak bola level asia 2018 mendatang. Sekertaris Jenderal (Sekjen) PSSI Ratu Tisha Destria mengatakan, tiga tim tersebut akan mengikuti dua gelaran, yakni Liga Champions Asia dan Piala Asia 2018.

 

Ratu menerangkan, jatah klub Indonesia 2+1. Dari laporan klasemen akhir Liga 1 2017 yang disampaikan PSSI ke Komite Eksekutif (Exco) AFC, memutuskan tiga tim yang berhak tampil di antara dua gelaran tersebut. Yakni Bali United dan Persija Jakarta, serta Madura United.

 

Satu tim di Liga Champions dan dua tim di Piala Asia, terang Ratu kepada Republika, pada Ahad (3/12). Kepastian perwakilan tim-tim dari Indonesia tersebut setelah PSSI ambil bagian dalam rapat Exco AFC di Bangkok, Thailand pada Kamis (30/11).

 

Satu tim di Liga Champions, Ratu menerangkan yakni Bali United. Tim runner up Liga 1 tersebut dikatakan Ratu berhak tampil di kompetisi antar klub tertinggi Asia tersebut tetapi lewat jalur play off. Sedangkan dua tim lain, yakni Persija dan Madura punya tempat di kompetisi Piala Asia.

 

Khusus tim Macan Kemayoran tiket ke Piala Asia sudah bisa dipastikan. Namun, bagi skuat Laskar Sapeh Kerrap kepastian partisipasinya di kompetisi level Asia musim depan harus menunggu nasib Serdadu Tridatu usai babak play off. Ratu menerangkan, Madura merupakan tim cadangan.

 

Jika Bali United lolos putaran play off dan melaju ke penyisihan grup, Madura bisa ambil tempat di Piala Asia. Akan tetapi, jika hasil buruk mendera Bali United dan tak sanggup melaju ke fase grup, jatahnya tampil cuma maksimal di level Piala Asia.

 

"Madura cadangan. Bila Bali lolos play off Champions, Madura masuk Piala Asia. Bila Bali tidak lolos play off Champions, Bali yang tampil di Piala Asia," terang Ratu.

 

Adapun, babak play off Liga Champions Asia yang bakal dilalui Bali United bukan jalan mulus. Kesebelasan asuhan pelatih Widodo Cahyono Putro itu akan bergilir melawan tiga tim. Pada pertandingan pertama, 16 Januari mendatang tim dari Pulau Dewata itu akan menjamu kesebelasan dari Singapura Tampines Rovers di stadion Wayan Dipta, Gianyar.

 

Jika Bali berhasil membuat malu Tampines, kesebelesan dari Thailand, Chiangrai United menjadi lawan selanjutnya pada 26 Januari mendatang. Jika nasib baik masih berpihak kepada Bali, tim dari Liga Cina, Shanghai SIPHG bakal menjadi rival terakhir sebelum Irfan Bachdim dan kawan-kawan ambil tempat di penyisihan grup.

 

Meski harus melewati rute terjal menembus Liga Champions 2018, Bali United sebetulnya memang pantas mewakili Indonesia di level Asia. Hasil play off yang buruk sekalipun, tetap menjadikan Bali United tim mapan wakil Indonesia di Piala Asia. Walaupun sebetulnya, tim ini bukan pemilik gelar Liga 1 2017.

 

Pilihan AFC memberikan peluang kepada Bali United untuk tampil di Liga Champions ataupun Piala Asia sebetulnya karena status klub profesional milik tim tersebut. Bhayangkara FC sebagai juara Liga 1 2017, dinilai tak pantas menjadi wakil Liga Indonesia di semua ajang kompetisi Asia. Itu karena kesebelasan milik korps Kepolisian tersebut tak punya lisensi AFC.

 

Sedangkan partisipasi Persija kali ini, menggantikan hak PSM Makassar sebagai peringkat ketiga klasemen final Liga 1 Indonesia. Tetapi, tim berjuluk si Ayam Jantan dari Timur itu dinyatakan tak lolos verifikasi lisensi klub profesional AFC. Haknya tampil di level Asia diambil alih Macan Kemayoran yang di klasemen akhir Liga 1 berada di peringkat keempat, dan Madura, di peringkat selanjutnya.


Baca juga: