x Masalah Umpan balik
Lokasi anda:Hal Utama Kedalaman

Apa Kabar Diego Costa?

2017-08-11 10:37:50 | penulis:Satu skor | berawal:Satu skor
Ringkasan:


Nasib nahas dialami Diego Costa musim ini. Statusnya di Chelsea tidak jelas, miris karena pada musim lalu penyerang asal Spanyol itu punya kontribusi besar membawa Chelsea meraih gelar juara Liga Primer Inggris. Namun secara mengejutkan, saat jendela transfer musim panas 2017 ini Manajer Chelsea, Antonio Conte, serasa enggan untuk menggunakan jasa Costa lagi. Pelatih berkebangsaan Italia itu secara tegas menyampaikan hal tersebut secara personal kepada Costa melalui pesan singkat.

 

Kronologis kejadian tersebut terjadi saat akhir kompetisi musim 2016/2017 lalu. Saat para penggawa The Blues bersiap menjalani liburan, Conte mengirim pesan singkat kepada setiap pemain. Kurang lebih isi pesan singkat yang diberikan adalah wejangan untuk tetap menjaga kebugaran mereka meski tengah memasuki masa liburan. Namun pesan berbeda justru didapat Costa.

 

"Hai, Diego. Saya harap kamu baik-baik saja. Terima kasih untuk musim yang sudah kita habiskan bersama-sama. Semoga beruntung musim depan tapi kamu tak ada dalam rencana saya," berikut isi pesan Conte kepada Costa seperti dilansir dari BBC.

 

Menyedihkan memang, namun bukan tanpa alasan kenapa pada akhirnya Conte mengusirCosta dari skuatnya. Kabarnya, semua bermula pada bulan Januari 2017 lalu. Kala itu, Costa meminta agal Chelsea menjualnya ke Liga Tiongkok, namun Conte menolak tegas karena Costa merupakan bagian penting di lini depan The Blues.

 

 

Conte tetap memainkan Costa pada setiap laga, selama separuh musim Liga Primer Inggris. Namun hanya enam gol saja yang dikemasnya selama separuh musim. Hal yang kemudian ditengarai performa Costa menurun sejak ia gagal pindah ke Tiongkok. Conte berang, dan menyatakan tak lagi membutuhkan Costa pada akhir musim 2016/2017.

 

Keinginan Conte untuk tidak lagi menggunakan jasa Costa semakin terlihat nyata kala mantan penggawa Atletico Madrid itu tak diikutsertakan dalam tur pra musim Chelsea. Indikasi terbuangnya Costa dari skuat The Blues semakin terlihat tat kala Alvaro Morata merapat sebagai juru gedor anyar Chelsea. Morata dibeli Chelsea dari Real Madrid dengan mahar 80 juta euro. Ia dikontrak dalam durasi lima tahun.

 

Dari Atletico Hingga AC Milan

 

Kondisi yang semakin tak mengenakan tentunya bagi Costa, saat ia belum mendapatkan klub baru namun Chelsea secara tidak langsung telah mengusirnya dengan menggaet Morata. Kabar kemudian ramai dengan masa depan Costa pada musim ini, pertanyaan yang berkembang adalah, ke mana Costa akan berlabuh setelah terdepak dari Chelsea?

 

Sampai dengan saat ini, belum ada kabar pasti soal klub mana yang akan menjadi pilihan Costa. Namun rumor banyak mencuat, dengan mengaitkan pemain keturunan Brasil itu dikaitkan dengan beberapa kesebelasan. Pertama, adalah Atletico Madrid. Bagi Costa klub ibu kota Spanyol itu tidaklah asing, lantaran sebelum hijrah ke Chelsea sebelumnya ia merupakan bagian dari Atletico Madrid.

 

Rumor bakal kembalinya Costa ke Atletico Madrid kencang berembus menyusul pernyataannya yang secara terang-terangan lebih memilih Atletico Madrid sebagai pelabuhan barunya seandainya Chelsea melepasnya. Saya hanya akan meninggalkan Chelsea ke Atletico Madrid. Jika tidak, saya akan tetap disini. Saya tidak tertarik ke klub manapun selain itu,ujar Costa seperti dilansir Daily Mail.

 

Pada bulan Juni lalu, Costa juga sempat membuat heboh jagad dunia maya. Dalam sebuah video live terlihat Costa menikmati sebuah pestadi Brasil sambil menggunakan kostum Atletico Madrid. Video terbut banyak mengundang respon, yang salah satunya dari rekan setimnya di Chelsea, Cesc Fabregas. Fabregas membalas video tersebut dengan emoticon tertawa, yang langsung dibalas Costa dengan ucapan "Berikanlah Conte sebuah pelukan"

 

 

Mungkin benar kalau Costa masih mencintai Atletico Madrid, kemungkinannya kembali ke kota Madrid pun terbuka cukup lebar. Namun sayangnya hal tersebut tidak akan terjadi dalam waktu dekat ini. Sebab, Atletico dicekal untuk melakukan kegiatan transfer di jendela transfer musim panas ini, karena dijatuhi hukuman embargo transfer akibat melanggar aturan terkait perekrutan pemain asing di bawah usia 18 tahun.

 

Pertanyaannya, apakah Costa bersedia menganggur hingga setengah musim lamanya? Karena hukuman tersebut baru akan berakhir hingga bulan Januari nanti. Mungkin waktu yang terlalu lama bagi Costa menunggu agar bisa kembali ke Atletico Madrid, sehingga spekulasi lain pun mencuat. Baru-baru ini AC Milan dikabarkan siap menampung Costa.

 

Sebelumnya, kubu AC Milan dikabarkan telah bertemu dengan Jorge Mendez yang merupakan agen dari Costa. Kemudian, dilansir dari Sky Sports, kesepakatan antara Chelsea dan AC Milan selangkah lagi akan tercapai. "Milan membuat perkembangan untuk kesepakatan dengan Chelsea terkait transfer Costa. Dia dapat bergabung dengan Milan dengan status pinjaman dan setelah itu, dia akan meneken kontrak dengan Atletico Madrid pada Januari (2018)," tulis Kavek Solhekol, salah satu jurnalis Sky Sport.

 

Kabar yang ditulis Kavek mungkin masuk akal, tapi belum ada kepastian terkait klub mana yang akan menjadi pelabuhan anyar Costa. Tapi yang pasti Costa sudah tidak akan lagi menjadi bagian dari Chelsea di musim ini. Menyusul komentar yang dilontarkan Kapten Chelsea, Gary Cahill, yang mengungkapkan bahwa Costa akan menjadi pemain yang akan sangat dirindukan.

 

"Sebagai pemain, dia akan dirindukan. Diego Costa adalah Diego Costa. Dia mampu mencetak gol. Dia punya karakter yang menyenangkan dan kepribadian yang besar," terangnya seperti dikutip dari Talk Sport.

 

Cahill melanjutkan bahwa sosok Costa sangat penting bagi Chelsea, sehingga opsi melepaskannya secara tidak langsung menjadi kehilangan berarti bagi The Blues. Tapi Cahill mengungkapkan bahwa dalam sepakbola, kehilangan pemain penting adalah hal yang lazim.

 

"Kepergiannya akan menjadi kehilangan yang besar bagi kami. Tapi, kami sudah menambah skuat dengan kedatangan Morata dan itu adalah tambahan yang bagus, tapi anda akan selalu kehilangan pemain yang penting,sambungnya.


Baca juga: